BFLF Pidie

now browsing by tag

 
 

BFLF Salurkan Logistik di Daerah Minim Bantuan

tryrBFLF.or.id | Banda Aceh – Bantuan yang di salukan oleh Blood For Life Foundation (BFLF) didaerah yang masih minim bantuan. Hal tersebut dikatakan oleh Ketua Umum BFLF Pusat, Michael O Alexander Chan, Minggu 11 desember 2016.

Penyaluran bantuan pada tahap ke tiga ini, Kata Michael, BFLF menyalurkan bantuan berupa Susu bayi, botol susu, obat-obatan, pampers, sabun mandi, pembalut, shampo, teh, obat nyamuk oles, odol, sabun mandi bayi, gula pasir, mie instan, biskuit, air mineral. minyak goreng dan telor

Sekitar pukul 15:00 WIB enam orang tim BFLF menyalurkan di dua lokasi pengungsian, selama gempa melanda titik pengungsian ini paling minim bantuan. Baik di Gampong Manyang Lancok dan Blang Sukon Cubo Kecamatan Bandar Baru Kabupaten Pidie Jaya yang menjadi sasaran penyaluran bantuan tahap ketiga didaerah yang minim bantuan.

Jarak antara gampong Manyang Lancok dengan gampong Blang Sukon Cubo sekitar 4 kilometer, sementara jarak dari Lhueng Putu sekitar 20 kilometer. Jumalh pengungsi di gampong Blang Sukon Cubo sekitar 350 jiwa.

“Lokasi pengungsian disini di area Makam Tgk Abdullah Syafie’i, miris sekali kita lihat kondisi mereka, rumah hancur total dan mereka masih ketakutan untuk kembali kerumah dikarenakan gampong mereka berada didataran tinggi,” Ujar Michael

15435769_10154396170569830_502124277_n“Mereka bertahan, walau terpaksa, kedinginan tentunya apalagi tendanya hanya terpal biru tak berdinding, keluhan masyarakat disana karena minimnya bantuan yang masuk akibat jarak tempuh yang jauh menuju gampong mereka,” kisah Michael

Untuk mengambil bantuan di posko pusat mereka tak punya mobil utuk mengangkutnya, mengunakan sepeda motor tidak memungkinkan karena dari gampong Blang Sukon jauh, sangat tidak maksimal logistik yang diangkut dengan sepeda motor. Sementara dilokasi pengungsian sudah mulai diserang penyakit, gatal-gatal, batuk dan pilek, akibat tidur ditenda terbuka.

Kedatangan tim BFLF tersebut disambut antusias oleh masyarakat yang mengungsi disana, bahkan ada beberapa warga yang menunjukan rumah mereka yang hancur akibat gempa. Kekhawatiran para warga bila tak ada yang mengurus perbaikan rumah mereka, kelak mereka akan tinggal dimana, seperti curahan hati warga setempat pada tim BFLF.

“Ada beberapa penduduk menunjukkan rumahnya yang hancur pada saya, miris sekali,  mereka bilang, nanti kalau tidak ada yang mengurus perbaikan rumah, kami mau tinggal dimana nanti. Saya menjawab, semua pasti akan direhab rumahnya oleh pemerintah, ibu tenang saja, mereka menangis memeluk saya ujar Cut Rachmisa,” sebagaimana diceritakan Michael.

Koordinator yang menerima bantuan dari BFLF tersebut sangat berterimakasih seklai atas perhatian dan bantuan dari masyarakat yang menyalurkan bantuan dan memberikan amanah tersebut kepada BFLF untuk disalurkan.

“Mereka berharap bantuan bisa sampai maksimal ke tempat mereka,karena mereka juga terlihat sangat kesulitan dalam hal keuangan,” Papar Michael.[]oos

Bantuan Tahap Tiga BFLF Salurkan di Gampong Manyang Lancok

15417039_10154396164254830_485872741_n

Koordinator BFLF Pidie, Cut Rachmisa menyerahkan bantuan BFLF donasi yang langsung diterima oleh koordinator pengungsi Gampong Lancok Kecamatan Bandar Baru Teungku Masrizal | Foto BFLF.or.id : Ist

BFLF.or.id | Banda Aceh – Hari ke lima paska gempa Aceh berkuatan 6,5 skala richter yang menimbulkan korban nyawa, bangunan mesjid, ruko, rumah serta keretakan jalan tersebut di Kabupaten Pidie, Pidie Jaya dan Bireun pada Rabu pagi, 7 desember 2016, Blood For Life Foundation (BFLF) kembali menyalurkan bantuan dari donasi.

Bantuan tahap ketiga tersebut disalurkan oleh Blood For Life Foundation (BFLF) Pidie yang dikoordinator oleh Cut Rachmisa Cs, hal tersebut sebagaimana dikatakan oleh Ketua Umum Pusat BFLF, Michael O Alexander Chan. Minggu, 11 Desember 2016, pukul 22:00 WIB.

Kata Michael gampong pertama yang didatangi oleh tim BFLF pada Minggu 11 desember 2016 tersebut gampong Manyang Lancok Kecamatan Bandar Baru Kabupaten Pidie Jaya, perjalanan menuju kelokasi pengungsian tersebut dengan jarak sekitar 4 kilometer dari Keudai Lhueng Putu, selain gampong tersebut BFLF juga mengujungi gampong Blang Sukon.15451051_10154396170459830_1338379793_n

“Ada 650 jiwa pengungsi di Gampong Manyang Lancok, karena jarak yang jauh kesana, bantuan pada umumnya dibawa ke posko pusat, masyarakat yang berada dilokasi pengungsian tersebut kesulitan mengambil ke posko pusat yang berada di Meureudu karena terkendala transportasi,” Ujar Michael.

“Pengungsi yang berada di gampong Manyang Lancok tersebut menempati Meunasah yang dindingnya banyak yang sudah retak akibat gempat. Apalagi, para pengungsi disana sudah mengeluh karena mengalami gatal-gatal akibat gigitan nyamuk,” kisah Michael

Bantuan BFLF dari donasi masyarakat tersebut diserahkan oleh tim BFLF yang langsung diterima oleh koordinator pengungsi Gampong Lancok Kecamatan Bandar Baru Teungku Masrizal. Antusias masyarakat disana terlihat saat Tim BFLF mendatangi lokasi pengungsian mereka. Keceriaan dan kegembiraan anak-anak juga terlihat

Teungku Masrizal sangat bersyukur atas bantuan yang diberikan tersebut “Kami sangat bersyukur atas bantuan dan perhatian bapak ibu terhadap kami. Semoga atas bantuan ini Allah SWT membalas dengan penuh kebaikan.” []OOS

Relawan BFLF Salurkan Bantuan Mengunakan Sepeda Motor

15328418_1337563806282062_48926740_n

@Cut Rachmisa, Koordinator BFLF Pidie

BFLF.or.id | Banda Aceh – Saat masyarakat bersiap menunaikan shalat subuh dan bahkan ada yang masih terlelap dalam tidur, bumi kembali di goncang dengan gempa berkuatan 6,5 skala richter hingga meruntuhkan bangunan rumah, ruko, mesjid, minimarket, stasiun pengisian bahan bakar di Pidie Jaya dan terbelahnya badan jalan.

Informasi kerusakan tersebut sangat cepat menyebar salah satunya melalui media sosial, hingga 9 desember 2016 BNPB mencatat 11.730 rumah rusak akibat gempa, 105 unit ruko roboh, 14 mesjid rusak berat, satu rumah sakit rusak serta satu unit sekolah yang juga roboh. Hal tersebut sebagaimana  ditulis dalam Wikipedia Gempa bumi Pidie Jaya 2016.

15424401_1337563852948724_997671960_n

@Cut Rachmisa menyerahkan bantuan BFLF diterima oleh Geuchik Trieng Gadeng

Hingga salah seorang perempuan yang tercatat sebagai Relawan Blood For Life Foundation (BFLF) asal Kabupaten Pidie, mengunakan sepeda motor miliknya menyalurkan bantuan ke lokasi pengungsian di Kaupaten Pidie Jaya.

Jumat 9 desember 2016, relawan BLFL yang bernama Cut Rachmisa, juga sebagai Koordinator BFLF Pidie ini menyalurkan bantuan BFLF. Sebelum bantuan tersebut disalurkan Cut Rachmisa mendatangi tempat pengungsian tersebut guna untuk mengetahui kebutuhan mendasar yang sangat diperlukan.

Saat informasi kebutuhan tersebut didapati Cut Rachmisa baru kemudian berkoordinasi dengan BFLF Pusat menyangkut kebutuhan yang diperlukan. Melalui BFLF masyarakat dari berbagai elemen dan daerah memberikan donasi untuk membantu masyarakat korban Gempa Aceh yang berada di Pidie Jaya.

Dari Pidie Cut Rachmisa menuju Gampong Teungkruet Trieng Gadeng Kabupaten Pidie Jaya seorang diri, meskipun seorang perempuan namun perjuangannya dalam menyalurkan bantuan tersebut dengan penuh semangat, perempuan gigih asal Pidie ini menyerahkan bantuan langsung kepada Geuchik Trieng Gadeng dihadapan 500 ornag para pengungsi.

15424533_1337563809615395_701730187_nSebelum diserahkan, Cut belanja dulu dengan uang yang diberikan oleh BFLF Pusat amanah dari pada dermawan melalui BFLF itu berupa; Kain batik panjang 1,5 kodi, Susu bayi SGM 15 pcs, 1 box arkavit, 1 box PCT, 1 box asam mefenamat, 1 box Antasid, 1 box Amox G,  1 lusin obat demam anak,  20 batang sabun bayi, 15 pcs pampers sweety, 5 kg gula pasir, 2 pack pembalut wanita, 5 pack teh,  4 pack biscuit, 2  lusin sabun mandi, 2 lusin pengoles anti nyamuk, 2 pack obat angin, 2 pack Sun makanan bayi, 1 pack Minyak kayu putih, 3 pcs Sunligt cuci piring, 2 renceng sampoo.

“Kemarin, Cut Rachmisa hanya menyerahkan pada dua lokasi pengungsian, jarak antar lokasi satu dengan dua hanya sekitar 3 kilo meter,” UJar Ketua Umum BFLF Pusat, Michael O Alexander Chan.

Kemudian, lanjut Michael “Insha Allah kita akan menyalurkan bantuan lagi untuk menyampaikan amanah dari para donator yang sudah memberikan rezeki mereka untuk membantu saudara-saudara kita yang dilanda bencana gempa bumi.”[]OOS