BFLF Abdya

now browsing by tag

 
 

Muslizar MT, Galang Dana untuk Kebutuhan Pasien di Rumah Singgah BFLF

15644551_10209547299534392_1819880737_n

Pembina BFLF Aceh Barat Daya, Muslizar MT sedang belanja kebutuhan Rumah Singgah BFLF bersama relawan BFLF Aceh Barat Daya, Nurul Hayatun Nufus. | Foto Abaspost.com : OOS

BFLF.or.id | BANDA ACEH – Pembina Blood For Life Foundation (BFLF) Aceh Barat Daya, Muslizar MT mendengar keluhan dan curhatan keluarga pasien di Rumah Singgah BFLF yang berada dijalan Pari nomor 22 Lampriet Banda Aceh, Selasa 20 desember 2016.

Kedatangan Muslizar MT ke Rumah Singgah BFLF bukan yang pertama kali, setiap ke Banda Aceh Muslizar MT selalu menyempatkan diri bersama pasien rawat jalan dan keluarga pasien dampingan BFLF Aceh Barat Daya tersebut.

Kedatangan kali ini keluarga mengutarakan tentang kebutuhan seperti telor, minyak makan, sabun, deterjen, odol dan kebutuhan sembako lainnya. Mendengar curhatan keluarga pasien tersebut Muslizar langsung menggalang dana untuk memenuhi kebutuhan pasien dan keluarga.

15645209_10209547299734397_148396704_n

Anggota DPR Aceh, Drs Yunardi Nadsir MM dari Partai Nasional Demokrat (NasDem), menyerahkan bantuan untuk dibelanjakan kebutuhan Rumah Singgah BFLF kepada Pembina BFLF Aceh Barat Daya, Muslizar MT

Menyangkut kebutuhan tersebut Muslizar menyempatkan diri untuk langsung belanja di pasar Peunayoeng bersama relawan BFLF Aceh Barat Daya yang berada di Banda Aceh Nurul Hayatun Nufus serta didampingi langsung oleh Ketua BFLF Aceh Barat Daya, Nasruddin Oos.

“Kita menyampaikan amanah dari Anggota DPR Aceh, Drs Yunardi Nadsir MM dari Partai Nasional Demokrat (NasDem), untuk membantu kebutuhan Rumah Singgah BFLF,” Ujar Muslizar MT.

Politisi Partai Nasdem asal Meukek Aceh Selatan yang saat ini anggota DPR Aceh memberikan amanah untuk kebutuhan pasien dan keluarga pasien yang berada di Rumah Singgah.

“Alhamdulillah, amanah yang diberikan ini sudah kita belanjakan telor, minyak makan, sabun, odol, sikat gigi, pencuci piring, deterjen dan sayur-sayuran serta ikan asin, semua yang sudah kita belanjakan langsung kita serahkan kepada Rumah Singgah BFLF,” kata Muslizar MT.[]Oos

 

 

Sumber Berita :

http://abaspost.com/muslizar-mt-galang-dana-kebutuhan-pasien-rumah-singgah-bflf/

Pasien Kanker Getah Bening Asal Abdya Kembali Kemoterapi

img_20161212_163738

Pembina BFLF Aceh Barat Daya, Harmansyah disamping pasien Samsuar (Baju putih) yang Muslizar MT (Pakai Peci) serta anggota dan Relawan BFLF saat menjengguk Pasien Kanker getah bening dikediamannya. | Foto BFLF.or.id : Asrul Madi

BFLF.or.id | BLANGPIDIE | Dua Pembina Blood For Life Foundation (BFLF) Aceh Barat Daya, Muslizar. MT dan Harmansyah hadir menjengguk dan membantu biaya transportasi pasien Samsuar, yang menderita kanker getah bening warga Gampong Blang Makmur Kecamatan Kuala Batee Kabupaten Aceh Barat Daya. Senin 12 desember 2016.

Samsuar (37) bersama kakaknya, insha Allah malam ini akan berangkat ke Banda Aceh dengan mopen (mobil penumpang) untuk kemoterapi yang kedua di RSUD dr.Zainoel Abidin, di Banda Aceh Samsuar akan tinggal di Rumah Singgah BFLF yang berada di Jalan Pari No.22 Lampriet Banda Aceh atau dibelakang hotel Kuala Radja.

“Kemoterapi yang akan dijalani oleh Samsuar sebanyak enam kali, ini kemoterapi yang kedua,” Ujar Kepala Bidang Kesehatan BFLF Aceh Barat Daya, Asrul Madi

Selama pengobatan Samsuar untuk transportasi akan ditanggung secara swadaya yang difasilitasi oleh BFLF Aceh Barat Daya, selain Samsuar juga ada beberapa pasien lain yang menjadi dampingan Blood For Life Foundation tersebut.

“Kami mengucapkan terimakasih kepada dermawan dan donatur yang selama ini membantu biaya transportasi pasien kurang mampu yang menjadi dampingan BFLF,” kata Asrul

Selain dua Pembina BFLF Aceh Barat Daya tersebut juga hadir anggota dan relawan BFLF yang selama ini aktif baik pendampingan pasien maupun mendampingi pendonor darah.[]oos

Cor Pondasi Rumah Biyah Sudah Dikerjakan, Masih Dibutuhkan Uluran Tangan Dermawan

Warga Gampong Kota Bahagia sedang gotong royong membangun rumah Ibu Biyah. | Foto : Sifral Jamil

Warga Gampong Kota Bahagia sedang gotong royong membangun rumah Ibu Biyah. | Foto : Sifral Jamil

BFLF.or.id | ACEH BARAT DAYA – Pembangunan rumah untuk Biyah (56) janda miskin yang menempati rumah reot seorang diri telah dimulai dengan pondasi yang dilakukan secara gotong royong oleh warga gampong setempat.

Rumah dibangun untuk Biyah tersebut diatas tanah wakaf yang tidak jauh dari gubuk reot ditempati Biyah selama ini. Hanya berjarak sekitar 500 meter masih di Lorong Irigasi Gampong Kota Bahagia Kecamatan Kuala Batee Kabupaten Aceh Barat Daya.

Selama beberapa tahun terakhir janda miskin tanpa anak tersebut tinggal digubuk reot dengan menumpang dikebun milik orang, sehingga adiknya Nur Hayati mewakafkan tanahnya satu pintu untuk dibangun rumah Biyah. Menyakut Nur Hayati mewakafkan tanahnya sudah diutarakan kepada pengurus Blood For Life Foundation (BFLF) Aceh Barat Daya sebelum pengalangan dana dimulai.

Rumah Ibu Biyah di Lorong Irigasi Gampong Kota Bahagia Kecamatan Kuala Batee - Aceh Barat Daya | Foto : Nasruddin Oos

Rumah Ibu Biyah di Lorong Irigasi Gampong Kota Bahagia Kecamatan Kuala Batee – Aceh Barat Daya | Foto : Nasruddin Oos

Hal tersebut dibenarkan oleh Ketua Panitia Pelaksana “Rumahmu, Amal Ibadah ku”, Asrul Madi. “Iya rumah untuk Ibu Biyah sudah mulai dibangun diatas tanah wakaf, namun masih di gampong yang sama dan tidak jauh dari rumah yang selama ini ditempati.” Sabtu, 3 desember 2016.

Kemudian kata Asrul “Pembangunan rumah untuk Ibu Biyah sudah kita mulai Jumat, 2 desember 2016, namun mengigat material dan dana yang sudah terkumpul ini belum mencukupi. Kita masih sangat mengharapkan bantuan dari dermawan lainnya.”

1466232039398

Ketua Panitia Pelaksana “Rumahmu, Amal Ibadahku” Asrul Madi saat bersama Ibu Biyah. | Foto : Nasruddin Oos

Sementara Geuchik Gampong Kota Bahagia, Erlis menyikapi hal tersebut dengan positif menyangkut pembangunan rumah untuk salah seorang warga gampong yang dia pimpin.

“Alhamdulillah, untuk rumah Nek Biyah ini sudah beberapa kali dinaikkan proposal terhadap pembangunan rumah nek Biyah ini tapi tidak ada tanggapan dari pemerintah.” Ujar Erlis

Kemudian Erlis menambahkan “Memang sangat layak pembangunan rumah Nek Biyah ini dibangun, apa lagi buat fakir miskin seperti nek Biyah.”

Keaktifan warga Gampong Kota Bahagia Kecamatan Kuala Batee sangat luar biasa terhadap pembangunan rumah Biyah yang dilakukan secara gotong royong dan juga tidak terlepas Babinsa yang turut aktif. Kini pondasi rumah Biyah sudah ada, kegembiraan pun sudah terlihat dalam rasa syukur kepada Allah SWT dan pihak keluarga pun sangat berterimakasih terhadap bantuan yang diberikan untuk membangun rumah untuk Biyah.

1466231891688

Dalam pengalangan dana yang digagas oleh Blood For Life Foundation (BFLF) Aceh Barat Daya yang juga bekerjasama dengan komunitas Fotografer komfOOs, DPC POSPERA Aceh Barat Daya, Dandim 0110 melalui Koramil Kuala Batee memang penyumbang tidak terbatas ada dari masyarkat biasa, make up, fotografer, politisi, anggota DPRA, Darwati, ibu rumah tangga, bahkan dari pemuda dan mahasiswa serta dari berbagai elemen lainnya.

Sisa uang dari pengalangan dana yang terkumpul diluar material sekitar Rp. 6 juta kini tinggal Rp. 2,5 juta lagi. Apalagi para tukang sekitar 3 (tiga) orang meminta upah sekitar Rp. 100.000 per hari. Sementara material yang masih sangat dibutuhkan berupa, semen, balok kayu 10/10, 5/10, 5/5, seng gelombang (BJLS) dengan rabung seng, papan cetak, papan dinding dan lisplank, pasir plaster, kerikil cor, batu kali untuk pondasi, timbunan (tanah / tasirtu), paku (ukuran campur), kayu kusen, pintu lengkap Engel, pacok dan kunci, jendela lengkap engsel dan pacok, listrik lengkap dan lain lain.

Bagi saudara yang ingin menjadi donatur untuk pembangunan rumah Ibu Biyah janda yang selama ini menempati gubuk reot, bertajuk “Rumahmu, Amal Ibadahku,” dapat menghubungi nomor kontak 081260852973 (Ketua BFLF Pusat, Michael ) dan 085277339902 (Ketua Panpel, Aroel) 085265884688 (Bendahara, Ardy Batee). Untuk bantuan dapat mengirim ke nomor rekening 3340-01-022415-53-5, Bank BRI atas nama Blood For Life Foundation.[]Sifral Jamil