Konseling & Terapi

now browsing by category

 

BFLF Buka Layanan Konseling Gratis Bagi Warga Aceh

Bimbingan Konseling

BFLF – Blood For Life Foundation (BFLF) sejak sebulan terakhir membuka pelayanan konseling secara gratis kepada warga Aceh dari semua kalangan. Layanan itu juga melayani anak-anak thalesemia untuk membantu mentalitas mereka sehingga mampu bertahan dan lebih kuat.

Sekretaris Umum sekaligus Konselor, Popy Citra Sari Morian kepada Serambi, Selasa (7/1/2014) mengatakan layanan konseling yang diberikan seputar permasalahan keluarga, karir, remaja, dan perkembangan anak. Menurutnya, dari tujuh klien yang melakukan konseling empat di antaranya merupakan kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT).

“Dilihat dari keluhan klien saat melakukan konseling, kasus KDRT cukup mendominasi. Sedangkan yang lainnya, seperti remaja dan karir rata-rata mengeluhkan kepuasan kerja dan peningkatan motivasi maupun karir dalam pekerjaan.”

Popy menambahkan, untuk menyelesaikan permasalahan yang dihadapi klien, pihaknya memberikan solusi berupa pilihan-pilihan terbaik yang ditawarkan. Sehingga, tambahnya klien tersebut yang akan menentukan jalan maupun sikap yang dipilih.

“Kita hanya menunjuk jalan selanjutnya kembali lagi ke kliennya untuk mengambil jalan yang mana akan dipilih,” kata Popy.

Warga yang ingin berkonsultasi, menurut Popy bisa langsung datang atau memberitahun sebelumnya di nomor kontak yang sudah disediakan BFLF.[]

Source: Serambi

Bantu Keluarga Miskin, BFLF Sediakan Rumah Singgah

rumah singgah BFLF

BFLF Aceh – Blood For Life Foundation (BFLF) selama ini menyewa sebuah rumah untuk disinggahi pasien beserta keluarga dalam masa rawat ke rumah sakit. Rumah hunian sementara ini diperuntukkan kepada keluarga miskin dari daerah yang harus melakukan pengobatan rutin di rumah sakit.

“Sekarang lagi mengumpulkan donasi untuk melanjutkan sewa rumah singgah. Karena rumah singgah sekarang ini sudah hampir habis masa sewanya, rencana kami ingin menyewa rumah lima kamar agar lebih besar dari sebelumnya,” kata Teuku Ramadan, Project Manajer BFLF kepada portalsatu.com beberapa hari yang lalu (19/10/15)

Dia mengatakan saat ini rumah singgah BFLF sedang ditempati oleh pasien dari Aceh Singkil dan Krueng Raya, Aceh Besar. “Kami hanya fokus kepada pasien penderita thalasemia, kanker, dan hemophilia dikarenakan mereka berasal dari keluarga kurang mampu,” katanya.

rumah singgah BFLF

Rumah singgah BFLF

Menurutnya rumah singgah ini hanya dihuni saat pasien membutuhkan saja, terkadang juga kosong. Namun tidak jarang rumah tersebut penuh dan banyak masyarakat yang ingin menempati dikarenakan penghuninya tidak dibatasi ingin tinggal berapa lama.

“Seperti pasien dari Aceh Singkil, sudah satu bulan lebih menempati rumah singgah karena anaknya harus berobat rutin. Kalau kebutuhan pokok mereka juga kita tanggung semua termasuk uang saku. Tetapi untuk uang saku kita berikan dua minggu sekali, kalau kebutuhan pokok kita subsidi tiap kali habis,” ujar Ramadan.

Ia mengakui terkadang subsidinya macet dikarenakan masih minim para donatur. Dana yang digunakan selama ini dari para donatur, tetapi belum ramai yang mengetahui. Sejauh ini donatur hanya sebatas dari lingkungan sekitar saja dan belum memiliki donatur tetap.

Selain menyediakan rumah singgah, komunitas yang dipimpin oleh Michael Oktaviano ini juga membagikan 30 nasi bungkus gratis tiap harinya di Rumah Sakit Umum Zainal Abidin (RSUZA) Banda Aceh.

BFLF merupakan organisasi sosial atau lembaga berprestasi tingkat nasional peringkat ke 5 dan memiliki beberapa program berupa mediator darah untuk pasien, rumah singgah, gerakan nasi bungkus, layanan antar jemput, traveling for humanity, seminar kemanusiaan, pengumpulan donasi dan berbagai program lainnya. Selama ini, komunitas yang bekerja sama dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) sekaligus partner RSUZA ini sudah memiliki cabang di Lhokseumawe, Sigli, dan Aceh Barat.[]

Source: Portalsatu

Bersama Tulong Aceh, BFLF Adakan Lomba Foto Instagram

lomba-foto-1-696x464

BFLF – Blood For Life Foundation bersama komunitas Tulong Aceh akan mengadakan “Travelling For Humanity” ke Pulo Aceh pada tanggal 17-19 September 2015. Dalam rangka kegiatan tersebut Blood For Life Foundation dan komunitas Tulong Aceh, akan mengadakan lomba foto di media sosial Instagram dengan tema “Travelling for Humanity”.

Blood For Life Foundation (BFLF) merupakan komunitas yang memilih konsen dalam gerakan sosial atau menjadi suatu media komunikasi seputar donor darah dan kesehatan transfusi darah. Sedangkan Tulong Aceh adalah sebuah wadah yang disediakan untuk mewujudkan youth collaboration antar pemuda dan pemudi Aceh. Seperti dikutip dari situs bflf.or.id dan fanpage Tulong Aceh.

Menurut rilis yang diterima oleh acehraya.co.id, bagi 2 pemenang terbaik berdasarkan penilaian dewan juri, akan mendapatkan 2 tiket gratis untuk ikutan Travelling For Humanity ke Pulo Aceh dan goodiebag cantik untuk 1 pemenang favorit dengan jumlah like terbanyak, serta merchandise untuk ketiga pemenang.

Bagi anda yang ingin mengikuti kompetisi foto ini cukup simple. Upload foto kegiatan sosial atau kemanusian yang anda lakukan di media sosial Instagram. Lalu, mention @blood_bflf dan @tulongaceh beserta 5 teman anda dengan hastag #Travellingforhumanity.

Kompetisi lomba foto Instagram Blood For Life bersama komunitas Tulong Aceh “Travelling For Humanity” ini berlangsung sampai 10 September 2015. Pengumuman pemenang dilakukan pada 12 September 2015.

Sementara itu, untuk foto yang diunggah oleh peserta harus menggambarkan tema. Terakhir, peserta juga wajib menuliskan caption seperti yang tertera di banner di bawah ini.[]

Source: Acehraya

BFLF Aceh Ajak Masyarakat Donar Darah

donor-darah-yuuk

BFLF Aceh – Untuk memenuhi kebutuhan darah di Kota Banda Aceh, sejumlah relawan Yayasan Blood for Life Fundation (BFLF) turun ke jalan mengajak masyarakat Banda Aceh mendonorkan darah, Jumat (14/02/2014).

Kemarin, juga digelar kegiatan donor darah yang dilaksanakan BRI Syariah cabang Banda Aceh bekerjasama dengan Yayasan BFLF di depan kantor BRI Syariah setempat. Selain pegawai BRI Syariah yang melakukan donor darah, mereka juga mengajak masyarakat Banda Aceh.

Cara mereka mengajak masyarakat, beberapa relawan BFLF turun ke Jalan Sultan Alaidin Mahmudsyah memegang poster bertuliskan “Yuk mari donor darah”, sehingga menjadi pusat perhatian masyarkat yang melintasi.

“Ini merupakan agenda sosial yang kami lakukan. Agenda ini kami harapkan bisa mendukung kebutuhan darah di Kota Banda Aceh,” kata Menejer Marketing BRI Syariah cabang Banda Aceh Hafit Zulkarnen kepada wartawan.

Apalagi, katanya, saat ini Palang Merah Indonesia (PMI) Banda Aceh masih membutuhkan darah. Karena hampir setiap saat kekurangan darah atau tidak ada darah di PMI.

Donor darah yang kelima kalinya dilakukan BRI Syariah merupakan bentuk partisipasi dalam mengampanyekan donor darah untuk membantu masyarakat. “Kebutuhan bukan hanya dari masyarakat Banda Aceh. Karena selama ini yang datang ke Banda Aceh dan membutuhkan darah juga dari luar Banda Aceh,” jelasnya.

Untuk itu, mereka lakukan kerja sama dengan BFLF yang mempunyai banyak komunitas serta relawan. “Saat mereka membutuhkan darah, mereka bisa mengapanyekan ke komunitasnya,” tambah Hafit.

Sementara Sekretaris BFLF Popy Tira Sari Marian mengatakan, mereka selalu siap jika ada yang mengajak kerja sama untuk aksi donor darah. “Ketika PMI kekosongan darah, kami bersedia melakukan donor dengan meminta sejumlah relawan,” kata Popy seraya mengatakan hingga kini BFLF sudah memiliki 3.000 relawan.[]

Source: Medanbisnisdaily

BFLF Buka Layanan Konseling Gratis

BANDA ACEH – Blood For Life Foundation (BFLF) sejak sebulan terakhir membuka pelayanan konseling secara gratis kepada warga Aceh dari semua kalangan. Layanan itu juga melayani anak-anak thalesemia untuk membantu mentalitas mereka sehingga mampu bertahan dan lebih kuat.

Sekretaris Umum sekaligus Konselor, Popy Citra Sari Morian kepada Serambi, Selasa (7/1) mengatakan layanan konseling yang diberikan seputar permasalahan keluarga, karir, remaja, dan perkembangan anak. Menurutnya, dari tujuh klien yang melakukan konseling empat di antaranya merupakan kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT).

“Dilihat dari keluhan klien saat melakukan konseling, kasus KDRT cukup mendominasi. Sedangkan yang lainnya, seperti remaja dan karir rata-rata mengeluhkan kepuasan kerja dan peningkatan motivasi maupun karir dalam pekerjaan.”

Popy menambahkan, untuk menyelesaikan permasalahan yang dihadapi klien, pihaknya memberikan solusi berupa pilihan-pilihan terbaik yang ditawarkan. Sehingga, tambahnya klien tersebut yang akan menentukan jalan maupun sikap yang dipilih.

“Kita hanya menunjuk jalan selanjutnya kembali lagi ke kliennya untuk mengambil jalan yang mana akan dipilih,” kata Popy.

Warga yang ingin berkonsultasi, menurut Popy bisa langsung datang atau memberitahun sebelumnya di nomor kontak yang sudah disediakan BFLF. (hs)

Sources : http://aceh.tribunnews.com/2014/01/08/bflf-buka-layanan-konseling-gratis

BFLF Aceh Barat Daya Gelar Konseling untuk Remaja

IMG_0237

Blood For Life Foundation atau BFLF Aceh Barat Daya akan menggelar konseling seputar permasalahan kesehatan, Sabtu 23 Agustus 2014. Acara digelar di kantor BFLF Aceh Barat Daya di Jalan Irian Nomor 60, Meudang Ara, Blangpidie, Aceh Barat Daya.

“Konselingnya tentang HIV dan AIDS, kesehatan reproduksi, dan narkoba. Bahkan juga ada tentang psikologi remaja. Siapa tahu ada di antara kawula muda di Abdya ini ingin curhat seputar permasalahan yang selama ini dihadapinya,” ujar koordinator acara, Salmairi, Jumat (22/08/13).

Adapun konselor dan motivator yang dihadirkan BFLF Abdya, kata Meri, adalah Yulizar RH. “Beliau selama ini aktif di bagian konseling remaja terutama di Banda Aceh. Karena itu kami undang untuk berpartisipasi dalam acara ini,” ujar Meri.

Selain itu, kata dia, BFLF Abdya juga mengundang Yuliza Kasma sebagai pemateri seputar HIV dan AIDS, kesehatan reproduksi, serta narkoba. “Konsep acara ini kami kemas secara santai saja, bukan seperti seminar resmi pada umumnya,” ujar Meri.

Acara itu, kata dia, gratis dan terbuka untuk umum serta digelar sejak pukul 10.00 WIB. “Jadi, kami tak menargetkan siapa saja pesertanya dan tidak membatasi usia,” ujar Meri.

Tujuan acara ini, kata dia, pada akhirnya untuk membangun kesadaran warga Aceh Barat Daya untuk berbagi bersama lewat donor darah. “Karena di BFLF ini, tujuan utama kami memang mendedikasikan diri untuk mencari para pendonor di Aceh Barat Daya. Targetnya, peserta yang datang nantinya mau menjadi pendonor tetap BFLF Aceh Barat Daya,” ungkapnya.

Bagi yang ingin mengikuti acara bisa menghubungi Sifral Jamil contak person +6285296487760 PIN 74DC4249 dan Adi Bob +6282276624251 PIN 27CDCB55.

Sebelumnya, BFLF Aceh Barat Daya juga sukses menyelengggarakan “Ramadhan, Darah dan Cinta” tentang kenapa harus BFLF oleh Nasruddin OOS, Seminar Mini tentang manfaat donor darah oleh Dr Adi Arulan Munda, konsultasi kulit dan kosmetik oleh Dr Wahyu Lestari Sp.KK, curhat masalah kehidupan oleh Sri Handayani S.Psi,CH, bimbingan religi oleh Dra Rabiatul Adawiyah Apt, M.Kes dan pemeriksaan golongan darah oleh Unit Transfusi Darah RSU Teungku Peukan Aceh Barat Daya.