April, 2015

now browsing by month

 

BFLF Kunjungi Bocah Penderita Kanker dari Simeulue

 

Ketua BFLF mengunjungi pasien dari Simeulu

 

acehpost.co.id – Banda Aceh | Yayasan BFLF Kunjungi Bocah Penderita Kanker dari Simeulue. Yayasan Blood For Life Foundation (BFLF) mengunjungi Wahyu Pratama (2) anak penderita kanker abdomen asal Simeulue yang sedang dirawat di Rumah sakit Umum dr. Zainal Abidin (RSUZA), Senin, (27/04) di kamar 4, ruang Seurene 1 RSUZA.

Koordinator BFLF, Michael bersama owner Dapur Minang Uda Al mengunjungi sekaligus memberikan bantuan berupa tanggungan makanan dari BFLF kepada orang tua Wahyu, Mawansyah (25) dan Rosmanida (20) warga Sital kabupaten Simeulue.

“Kita sudah berjumpa dengan Wahyu dan kedua orang tuanya. Kita akan membantunya melalui Gerakan 25 Nasi Bungkus Setiap Hari untuk pasien keluarga kurang mampu Thalesemia, Hemofilia dan Kanker Anak.” Ujar Michael

Michael, kepada acehpost.co.id menuturkan bahwa gerakan tersebut mereka buat atas dasar banyaknya masyarakat dari berbagai daerah yang berobat di RSUZA kesulitan biaya makan. Sehingga mereka membuat Gerakan 25 Nasi Bungkus yang di donasikan beberapa rumah makan yang ada di kota Banda Aceh.

“Kenapa kita buat gerakan ini, karena banyak orang dari kabupaten/kota dari seluruh Aceh yang berobat di RSUZA terkendala biaya makan, dan Alhamdulillah gerakan ini mendapatkan banyak respon dari berbagai rumah makan, seperti Dapur Minang Uda Al, Ayam Lepas, Sagoe Sa, My Taste dan juga Didi Nuril (owner Sirup Cokelat).” Tutur Micahel kepada acehpost.co.id.

Diberitakan sebelumnya, Wahyu Pratama (2) penderita tumor abdomen dari kabupaten Simeulue sedang menunggu ioperasi untuk mengangkat tumor yang ada di dalam perutnya. Ia dijadwalkan operasi besok, Selasa (28/04) di RSUZA.

Agar gerakan ini selalu istiqamah, Michael berharap ada yang mau berbagi meyalurkan donasi/sumbangan melalui rekening Bank yayasan Blood For Life Foundation (BFLF). Nomor rekening BFLF (3340-01022415-53-5, Bank BRI a.n Blood For Life Foundation) atau bisa langsung menghubungi koordinator BFLF, Michael di nomor 081260852973 atau 085244552973.

“Jika ada yang mau berbagi, bisa juga mengirimkan melalui rekening BFLF nomor 3340-01022415-53-5, Bank BRI a.n Blood For Life Foundation supaya gerakan ini bisa lebih besar dan selalu istiqamah.” Harapnya.[six/AP]

BEM Unsyiah Bersihkan Sampah di Taman Sari

BANDA ACEH – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) Banda Aceh, Minggu (5/4), dengan melibatkan anak-anak, remaja, dan orang tua, mengumpulkan botol-botol minuman bekas di sekitar Taman Sari, Banda Aceh. Sampah yang terkumpul diserahkan ke komunitas yang bergerak di bidang daur ulang sampah.

Menteri Sosial Masyarakat BEM Unsyiah, Teuku Ramadhan mengatakan, kegiatan itu merupakan bagian dari kampanye lingkungan. Selain itu, pihaknya bekerjasama dengan PKPU Aceh, juga mengadakan pemeriksaan kesehatan gratis di tempat yang sama. Pemeriksaan kesehatan yang dilakukan meliputi pemeriksaan gula darah, kolesterol, dan asam urat.

Selain itu, juga ada donor darah yang dilakukan Blood For Life Foundation (BFLF) Aceh bersama Intalasi Transfusi Darah (ITD) RSUZA Banda Aceh. Darah yang terkumpul akan diutamakan kepada pasien thallasemia. Sampai akhir kegiatan, darah terkumpul sebanyak 31 kantong.

Dalam kegiatan yang bertemakan Social Collaborate Goes to Banda Aceh itu, kata Ramadhan, pihaknya juga mengadakan lomba mewarnai untuk murid TK hingga kelas II SD, serta lomba rangking I untuk murid SD dan umum.(una)

Kunjungi juga :
www.serambinewstv.com | www.menatapaceh.com |
www.serambifm.com | www.prohaba.co |

BFLF Tanggung Nasi Nurhayati

Sumberpost.com | Banda Aceh – Melihat perjuangan Nurhayati mengobati Hafizatul Rahma, anaknya yang saat ini di dera penyakit Ileostomi, Blood For Life Foundation (BFLF) memutuskan untuk menanggung kebutuhan Nurhayati akan makanan, yaitu makan siang dan makan malam.

Tujuan BLFL menanggung kebutuhan makanan Nurhayati supaya sang ibu bisa fokus menjaga Hafizah selama masa penyembuhan di Rumah Sakit Umum Zainal Abidin Banda Aceh.

“Kami melihat perjuangan ibu Nurhayati yang luar biasa untuk anaknya Hafizah, ditambah lagi dengannya tidak mempunyai suami. Maka oleh karena itu kami meminta kepada ibu Nurhayati untuk fokus menjaga anaknya,” ujar Ketua BFLF Michael Octaviano, Jumat (3/4/2015)

Untuk menanggung kebutuhan makan Hayati dua kali sehari, pihak BFLF bekerja sama dengan Rumah Makan Dapur Minang. Tidak hanya Hayati, mereka juga menanggung makan nenek Hafizah yang selama ini menjaganya ketika Hayati bekerja.

Sebelumnya, BFLF sudah melakukan gerakan 10 nasi bungksus gratis untuk pasien talesemia, himovili, dan kanker.

Sebenarnya, kata Michael, pihaknya sudah mengetahui keadaan Nurhayati pada saat pertama kali membawa Hafizah ke RSUZA. Namun kata Michael,  pada saat kami ingin membatu, ibu tersebut sudah pulang. “Saat itu Hafizah dirawat di ruang jeumpa.”

Ketua BFLF Banda Aceh ini berharap, agar masyarakat juga membantu keluarga kurang mampu yang sedang membutuhkan pertolongan. []

Zuhri Noviandi

Mahasiswa ABDYA dan BFLF Banda Aceh Galang Bantuan Untuk Nurhayati

Aktualita.co – Ikatan Pemuda Pelajar Mahasiswa Kuala Batee (IPPELMAKUBA) Aceh Barat Daya menggelar aksi galang dana  membantu Hafizah (2) pasien yang terkena penyakit Kolostomi / Ileostomi. Yang saat ini masih dirawat di Rumah Sakit Umum Zainoel Abidin (RSUZA) Banda Aceh pada Jum’at (03/04/14)

Bantuan untuk nurhayati

Aksi yang bertemakan “Solidaritas Fiza” tersebut, berlangsung setengah hari mulai pagi pukul 08.00 hingga 13.00 WIB di simpang Jamboe Tape, Jumat (03/04/2015).

Koodinator lapangan Adi Bob mengungkapkan bahwa aksi ini dilakukan demi untuk membantu keluarga Nurhayati yang saat ini sedang membutuhkan biaya hidup selama penyembuhan anaknya Hafizah di RSUZA.

“Alhamdulillah, walaupun penggalangan dana hanya berjalan setengah hari, kami dari mahasiswa IPPELMABKUBA, berhasil mengumpulkan dana sebanyak Rp 2.600.000 rupiah,” ungkap Adi.

“Mereka ini adalah keluarga kami, dan ini adalah salah satu bukti pengabdian kami untuk membantu masyarakat Abdya sendiri, yang sedang membutuhkan pertolongan,” lanjutnya.

Disamping itu ketua Blood For Life Foundation (BFLF) kota Banda Aceh Michael Octaviano, yang juga ikut membantu keluarga Nurhayati, menanggung makan siang dan malam selama masa penyembuhan Hafizah di Rumah Sakit Umum Zainoel Abidin.

BFLF sebelumnya memang sudah melakukan gerakan 10 nasi bungksus gratis untuk pasien talesemia, himovili, dan kanker. Sebenarnya, ibu Nurhayati melakukan pekerjaan mencuci piring demi berlangsungnya hidup selama di RSUZA itu, sudah kami ketahui pada saat ia pertama kali membawa anaknya ke RSUZA. Namun kata Michael,  pada saat kami ingin membatu, ibu tersebut sudah pulang. “Di mana pada saat itu anaknya dirawat di ruang jeumpa.”

Ketua BFLF Banda Aceh ini berharap, semoga dengan adanya bantuan dari kami, Ibu Nurhayati bisa lebih fokus ada disamping anaknya Hafizah, dan ini sebenarnya adalah betuk inspirasi. bagi yang masyarakat lainnya, untuk dapat membantu keluarga kurang mampu yang membutuhkan pertolongan kita. [Ariyanda/Aceh]

Sumber : http://www.aktualita.co

Perihatin Dengan Keluarga Ileostomi, BFLF Tanggung Kebutuhan Makan

wpid-fb_img_1448096081519.jpg

BLFL Aceh – Melihat perjuangan Nurhayati mengobati Hafizatul Rahma, anaknya yang saat ini didera penyakit Ileostomi, Blood For Life Foundation (BFLF) memutuskan untuk menanggung kebutuhan Nurhayati akan makanan, yaitu makan siang dan makan malam.

Tujuan BLFL menanggung kebutuhan makanan Nurhayati supaya sang ibu bisa fokus menjaga Hafizah selama masa penyembuhan di Rumah Sakit Umum Zainal Abidin Banda Aceh.

“Kami melihat perjuangan ibu Nurhayati yang luar biasa untuk anaknya Hafizah, ditambah lagi dengannya tidak mempunyai suami. Maka oleh karena itu kami meminta kepada ibu Nurhayati untuk fokus menjaga anaknya,” ujar Ketua BFLF Michael Octaviano, Jumat (3/4/2015).

Untuk menanggung kebutuhan makan Hayati dua kali sehari, pihak BFLF bekerja sama dengan Rumah Makan Dapur Minang. Tidak hanya Hayati, mereka juga menanggung makan nenek Hafizah yang selama ini menjaganya ketika Hayati bekerja.

Sebelumnya, BFLF sudah melakukan gerakan 10 nasi bungksus gratis untuk pasien talesemia, himovili, dan kanker.

Sebenarnya, kata Michael, pihaknya sudah mengetahui keadaan Nurhayati pada saat pertama kali membawa Hafizah ke RSUZA. Namun kata Michael, pada saat kami ingin membatu, ibu tersebut sudah pulang. “Saat itu Hafizah dirawat di Ruang Jeumpa.”

Ketua BFLF Banda Aceh ini berharap, agar masyarakat juga membantu keluarga kurang mampu yang sedang membutuhkan pertolongan. []

Source: Sumberpost