Februari, 2014

now browsing by month

 

Relawan BFLF Serukan Masyarakat Donor Darah

MedanBisnis – Banda Aceh. Untuk memenuhi kebutuhan darah di Kota Banda Aceh, sejumlah relawan Yayasan Blood for Life Fundation (BFLF) turun ke jalan mengajak masyarakat Banda Aceh mendonorkan darah, Jumat (14/2/14).

turun kejalan Relawan BFLF turun ke jalan untuk menggalang donor darah, di jalan Sultan Alaidin Mahmudsyah, Banda Aceh, Jumat (14/2). Donor darah itu digelar oleh BRI Syariah yang bekerjasama dengan BFLF. (medanbisnis/dediirawan)

Kemarin, juga digelar kegiatan donor darah yang dilaksanakan BRI Syariah cabang Banda Aceh bekerjasama dengan Yayasan BFLF di depan kantor BRI Syariah setempat. Selain pegawai BRI Syariah yang melakukan donor darah, mereka juga mengajak masyarakat Banda Aceh.

Cara mereka mengajak masyarakat, beberapa relawan BFLF turun ke Jalan Sultan Alaidin Mahmudsyah memegang poster bertuliskan “Yuk mari donor darah”, sehingga menjadi pusat perhatian masyarkat yang melintasi.

“Ini merupakan agenda sosial yang kami lakukan. Agenda ini kami harapkan bisa mendukung kebutuhan darah di Kota Banda Aceh,” kata Menejer Marketing BRI Syariah cabang Banda Aceh Hafit Zulkarnen kepada wartawan.

Apalagi, katanya, saat ini Palang Merah Indonesia (PMI) Banda Aceh masih membutuhkan darah. Karena hampir setiap saat kekurangan darah atau tidak ada darah di PMI.

Donor darah yang kelima kalinya dilakukan BRI Syariah merupakan bentuk partisipasi dalam mengampanyekan donor darah untuk membantu masyarakat. “Kebutuhan bukan hanya dari masyarakat Banda Aceh. Karena selama ini yang datang ke Banda Aceh dan membutuhkan darah juga dari luar Banda Aceh,” jelasnya.

Untuk itu, mereka lakukan kerja sama dengan BFLF yang mempunyai banyak komunitas serta relawan. “Saat mereka membutuhkan darah, mereka bisa mengapanyekan ke komunitasnya,” tambah Hafit.

Sementara Sekretaris BFLF Popy Tira Sari Marian mengatakan, mereka selalu siap jika ada yang mengajak kerja sama untuk aksi donor darah. “Ketika PMI kekosongan darah, kami bersedia melakukan donor dengan meminta sejumlah relawan,” kata Popy seraya mengatakan hingga kini BFLF sudah memiliki 3.000 relawan. (dedi irawan)

Sumber : medanbisnisdaily.com

Aksi Donor Darah di BRI Syariah

Laporan Masyitah Rivani | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – BRI Syariah Cabang Banda Aceh mengadakan kegiatan donor darah yang dilaksanakan di kantor setempat tepat di Jalan Sultan Alaidin Mahmudsyah,Banda Aceh.

“Donor darah sebagai kegiatan kemanusiaan ini merupakan perdana yang kami lakukan. Selanjutnya setiap bulan akan kami laksanakan tepat di minggu kedua setiap awal bulan,” kata Marketing Manager, Hafit Zulkarnen kepada Serambinews, Jumat (14/2/2014).

Dijelaskan, donor darah pada hari ini akan berlangsung sampai sore hari. “Pendonor awal tadi berasal dari karyawan kita, nasabah dan kita harapkan masyarakat yang melewati kantor kami juga ikut dalam aksi ini,” harapnya. Kegiatan donor darah BRI Syariah ini bekerjasama dengan Blood For Life Foundation (BFLF), sampai siang ini darah yang  sudah terkumpul sebanyak 20 kantong.(*)

Bank Juga Penggerak Aksi Sosial

SEMENTARA Kepala Divisi Perencanaan Program Blood For Life Foundation (BFLF), Rian mengatakan, kegiatan donor darah dengan melibatkan berbagai pihak seperti yang dilakukan oleh BRI Syariah, kemarin, menjadi gambaran bahwa bank tidak hanya menjadi penggerak ekonomi. Namun, juga bisa menjadi penggerak aksi sosial yang bisa dicontoh oleh berbagai lembaga keuangan dan instansi lainnya.(ni)

* hasil donor darah
– Bank BRI Syariah Banda Aceh 22 Kantong
– MAN Model Banda Aceh 77 kantong

Source : Serambi Indonesia

Remaja Lumpuh Layu Mulai Dirawat di RSUZA

ANDA ACEH – Muhammad Azhar (18), remaja lumpuh layu asal Paloh Raya, Kecamatan Mutiara, Pidie, kini mulai dirawat di Rumah Sakit Umum Zainal Abidin (RSUZA) Banda Aceh. Kondisi Azhar saat dibawa ke rumah sakit dalam keadaan kekurangan cairan, sehingga harus diinfus.

Hal ini dikatakan Direktur RSUZA Banda Aceh, Dr dr Syahrul SpS (K) kepada Serambi, Jumat (31/1). Ia mengatakan pasien sekarang dirawat dengan perawatan umum terlebih dahulu, seperti memasukkan cairan dan makanan ke dalam tubuhnya melalui infus.

Selanjutnya, kata Syahrul, pemeriksaan secara menyeluruh dilakukan Senin(3/2), dengan melibatkan sejumlah dokter ahli. “Seperti spesialis saraf, jantung, penyakit dalam, dan semua bidang ilmu kita libatkan. Karena kita mau cek semuanya terkait kondisi pasien,” kata lulusan Program Doktor Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta ini.

Muhammad Azhar yang selalu didampingi ibunya, Salamah tiba di RSUZA Kamis (30/1) malam, yang dijemput tim Blood For Life Foundation (BFLF) di rumah kerabatnya di Gampong Geuceu Iniem, Kecamatan Banda Raya, Banda Aceh.

Ketua Umum BFLF, Michael Octaviano SSTP mengatakan pihaknya diminta dari rumah sakit untuk membawa Muhammad Azhar ke RSUZA untuk segera mendapatkan perawatan. “Kita berharap agar Azhar mendapatkan perawatan yang terbaik untuk kesembuhannya,” demikian Michael.(hs)